[REVIEW] THE GIVER (2014)

thegiver1

Director : Phillip Noyce

Cast : Brenton Thwaites, Jeff Bridges, Meryl Streep

Music : Marco Beltrami

Duration : 97 minutes

Studio : Walden Media

Distributor : The Weinstein Company

Mengambil setting tidak jauh di masa depan, film yang diadaptasi dari novel anak yang merupakan bagian dari The Giver Quartet karangan Lois Lowry ini akan bercerita tentang sebuah komunitas yang terlihat begitu sempurna, namun sesungguhnya jauh dari sebuah “kesempurnaan”. Here we go, The Giver.

The-Giver-Movie-Review-Image-5

Seperti tahun – tahun sebelumnya, sebuah perayaan dilakukan di sebuah komunitas. Komunitas yang telah berhasil bertahan dari kehancuran. Sebuah komunitas yang tertata, rapi, mengedepankan kesamaan dan tanpa ingatan akan masa lau. Adalah Jonas (Brenton Thwaites) seorang remaja yang pada tahun itu beruntung dianugerahkan sebagai Penerima Ingatan oleh tetua komunitas tersebut, The Chief Elder (Meryl Streep). Awalnya semua terlihat biasa saja, namun perlahan-lahan berubah semenjak ia mulai menerima ingatan masa lalu dari The Giver (Jeff Bridges) si Pemberi Ingatan. Kehidupan yang dilihatnya begitu “sama” dan tertata, ternyata tidaklah seindah yang dibayangkannya. Ingatan akan masa lalu telah merubah segalanya. Manusia yang dikenalnya sekarang bukanlah sosok manusia yang dilihatnya pada masa lalu tersebut, melainkan sosok yang tidak memiliki emosi, cinta dan rasa. Terlalu banyak mengetahui hal dari masa lalu ternyata membahayakan keselamatannya. Chief Elder justru tak ingin ingatan tersebut semakin luas diketahui oleh komunitas lainnya. Ini artinya, Jonas harus dibungkam atau dilenyapkan. The-Giver-Movie-Wallpapers

Phillip Noyce (Salt) yang berada di bangku sutradara dan Michael Mitnick dan Robert B. Weide sebagai penulis naskahnya mencoba mempresentasikan kisah yang sejatinya memiliki esensi yang begitu rumit ini menjadi sebuah suguhan yang lebih sederhana. Mereka berhasil membawa atmosfer “sempurna” pada film ini namun secara perlahan berubah menjadi “tidak sempurna” dalam tampilan visual dan dialog-dialognya.

Dari department aktingnya, sosok Brenton Thwaites (Maleficent, Oculus) mampu mengidupkan karakter Jonas, sosok remaja yang memiliki keingintahuan yang tinggi dan tentunya penampilan dari aktor senior Jeff Bridges (True Grit) dan the one and only Meryl Streep (August : Osage County) sebagai tetua komunitas yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Iringan musik Marco Beltrami juga tidak luput menjadi kekuatan yang semakin menguatkan emosi pada film ini.

Ok, let’s wrap it up. The Giver memang bukanlah film yang akan mudah mencuri perhatian penontonnya. Tehnik penuturannya yang cenderung lambat dan menuntut konsentrasi yang lebih menjadi alasan utama mengapa film ini lebih “terpinggirkan” dari film lainnya. Begitu banyak persepsi yang timbul dari film ini, mulai dari tema kesamaan (equality), kemanusiaan (humanity), hingga sosial, dan tentunya masih banyak lagi, yah kompleks memang. Namun setidaknya dibawah penyutradaraan Noyce dan tim produksi lainnya, The Giver mencoba hadir dengan tone yang lebih pop, namun tetap tidak meninggalkan sisi kompleksitasnya.

3 baru-1

THE-GIVER

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s