[REVIEW] THE EQUALIZER (2014)

The-Equalizer-Wallpaper-5

Director : Antoine Fuqua

Cast : Denzel Washington, Chloe Grace Moretz

Music : Harry Gregson-Williams

Duration : 131 minutes

Studio : Village Roadshow Pictures, Escape Artist

Distributor : Columbia Pictures

Sosok pahlawan tidak harus memiliki kekuatan super ataupun peralatan perang yang canggih. Sosok pahlawan bisa hadir dimana saja dan kapan saja, tidak terkecuali dari seseorang yang masa lalunya tidak diketahui sama sekali. Kisah yang diangkat dari serial tv ternama di dekade 80-an ini di adaptasi ke layar lebar oleh sutradara Training Day. Dan inilah kisahnya, Here we go, The Equalizer.

the equalizer2

Adalah Robert McCall (Denzel Washington) pegawai sebuah toko bahan bangunan yang tidak diketahui masa lalunya. Kesehariannya dijalani seperti biasa, bekerja pada pagi hari dan berkunjung ke sebuah coffee shop pada malamnya. Pada suatu malam ia bertemu dengan seorang PSK muda, Teri (Chloe Grace Moretz). Pertemananpun terjalin diantara mereka. Hingga suatu hari ia menerima kabar bahwa Teri masuk rumah sakit karena disiksa oleh mucikarinya. Naluri untuk menolongnya pun terpanggil, kini ia harus berhadapan dengan mafia Rusia guna membebaskan Teri cengkeraman mereka.

1398111977006-XXX-EQUALIZER-MOV-JY-4240--63715276

First of all, seperti kebanyakan film Antoine Fuqua sebelumnya (King Arthur, Training Day), film ini cenderung mengalir lambat. Richard Wenk yang bertanggung jawab di naskahnya (The Expendables 2, The Mechanic) sepertinya mengetahui tone bercerita dari sang sutradara tersebut. Meskipun begitu, bukan berarti film ini kehilangan magnetnya. Wenk mampu mengikat emosi antar pemainya hingga mampu mengalir dengan kuat.

Dari department aktingnya, Denzel Washington (Safe House, Flight) memang tidak pernah kehilangan pesonanya. Ia selalu mampu melebur dalam setiap karakter yang dimainkannya. Demikian juga dengan Chloe Grace Moretz (Kick Ass, Carrie) yang tampil sedikit berbeda dari film-film sebelumnya. Keberhasilan film ini juga didukung oleh tim produksi lainnya, termasuk diantaranya sinematografer Mauro Fiore (Runner Runner, Real Steel) yang juga memberikan kontribusi positif, terlebih lagi pada final show down yang terlihat begitu indah dengan adegan slow motionnya.

Ok, let’s wrap it up. Untuk kedua kalinya Fuqua dan Washington kembali dipertemukan, dan untuk kedua kalinya juga mereka mampu memberikan performa baiknya. Meskipun dengan pace yang cenderung lambat di paruh awalnya, tidak lantas menjadikan film ini membosankan. Dibawah arahan Fuqua, kekuatan akting Washington dan tentunya tim produksi lainnya, The Equalizer menjadi sebuah aksi yang akan membakar penontonnya secara perlahan, hingga tanpa sadar terbakar olehnya. 3,5

OR_The Equalizer 2014 movie Wallpaper 1280x800

Iklan

2 thoughts on “[REVIEW] THE EQUALIZER (2014)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s