[REVIEW] ANNABELLE (2014)

annabelle

Director : John R. Leonetti

Cast : Annabelle Wallis, Ward Horton, Alfre Woodard

Music : Joseph Bishara

Duration : 98 minutes

Studio : New Line Cinema, Atomic Monster, The Safran Company

Distributor : Warner Bros. Pictures

Setelah kesuksesan luar biasa film horor supernatural, The Conjuring, pada tahun 2013, si boneka penebar teror yang menjadi kisah pembuka film tersebut pun diangkat ke layar lebar. Diarahkan oleh sutradara yang selalu menjadi Director of Photography (DoP) di hampir seluruh film James Wan (Insidious Chapter 2), John R. Leonetti, film yang merupakan prekuel sekialigus spin off dari kisah petualangan pasangan investigator paranormal, Ed dan Lorraine Warren tersebut akan menceritakan awal mula teror tersebut berasal. Here we go, Annabelle.

Annabelle 2014 Wallpapers

Trauma atas penyerangan sebuah sekte aliran sesat, pasangan suami istri, John (Ward Horton) dan Mia Gordon (Annabelle Wallis) memutuskan untuk pindah ke sebuah apartemen di Pasadena, California. Pada penyerangan tersebut seorang pengikut sekte sesat tersebut – Annabelle – yang juga merupakan anak dari tetangga mereka, tewas terbunuh. Ditempat baru, semua terlihat kembali normal. Mia yang kini memiliki seorang bayi lebih sering menghabiskan waktu dirumah sendiri, hingga kejanggalan terjadi. Berbagai keanehan pun mulai mengganggu kenyamanan mereka, keanehan yang melibatkan sebuah boneka yang merupakan kado pemberian sang suami. Sebuah boneka perempuan berpakaian pengantin yang juga menjadi saksi terbunuhnya seorang anggota sekte tersebut, Annabelle.

annabelle-movie-wallpaper-3

First, think first. Sangat disayangkan memang, Leonetti sebagai orang orang hampir ada disetiap film James Wan, tidak mampu menerapkan apa yang selama ini diterimanya, well at least, dilihatnya. Beberapa adegan terlihat kurang mampu mengalir bahkan terlihat kaku. Sama halnya dengan pengarahan Leonetti, naskah yang digarap oleh Gari Dauberman juga terlihat tidak jauh berbeda, begitu dipaksakan. Terlebih lagi eksekusinya yang terlihat begitu …..ah sudahlah.

Dari sisi department aktingnya, sangat disayangkan tidak ada satupun yang mampu tampil natural memerankan perannya. Meskipun (mungkin) sudah mencoba maksimal, namun sangat disayangkan semua terlihat begitu kaku. Tidak terkecuali dua pemain utamanya Annabelle Wallis maupun Ward Horton. Joseph Bishara pun yang biasanya mampu menebar “teror” melalui gesekan biolanya yang khas tersebut, kurang mampu menebar atmosfer horor.

Pfiuh, ok, let’s wrap it up. Niat untuk mengisi pundi-pundi dolar dari keberhasilan The Conjuring dengan memproduksi spin off-nya, sah-sah saja dilakukan. Namun sangat disayangkan bila tidak memberikan legacy yang baik kepada franchise-nya. Meskipun sudah berusaha dengan rentetan jump-scene dan iringan musik Bishara yang khas (namun sayangnya kurang berhasil) tersebut, sebagai film horor, Annabelle tidak berhasil menunaikan tugasnya dengan baik. Mungkin akan lebih baik bila film ini dirilis dalam bentuk home video ataupun video on demand. So, sorry to say, Annabelle just looks like a B-class horor movie. That’s it.

2

Annabelle Poster Wallpapers

Iklan

One thought on “[REVIEW] ANNABELLE (2014)

  1. Bener banget, kurang gereget. Awalnya saya pikir sutradaranya bakalan si James Wan lagi, ternyata bukan dia yah. Padahal ekspektasi saya udah tinggi banget, tapi pas di tengah film langsung kecewa rasanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s