[REVIEW] JESSABELLE (2014)

 Jessabelle-Movie-Official-Trailer-HD-2014Director : Kevin Greutert

Cast : Sarah Snook, Mark Webber

Duration : 90 minutes

Studio : Bloomhouse Productions

Distributor : Lionsgate

Gaung Annabelle sebagai film horor memang telah pudar sejak tahun lalu. Film yang perolehan box office dengan kualitas penggarapannya yang jauh bertolak belakang ini memang sebuah fenomena tersendiri, apalagi kalau bukan karena kebehasilan film pendahulunya, The Conjuring. Kali ini, entah karena faktor kebetulan atau memang memanfaatkan nama besar Annabelle sebagai film horor, film yang memilki kemiripan judul ini akan menyajikan kisah seorang wanita dan makhluk yang menghantuinya dari masa lalu. Ready for being haunted? Here we go, Jessabelle.

Sebuah kecelakaan fatal telah merenggut nyawa kekasih Jessabelle “Jessie” Laurent (Sarah Snook) dan mengharuskan ia berada di kursi roda. Ayahnya pun membawanya ke rumah lama mereka agar Jessie bisa beristirahat untuk kesembuhannya. Dirumah tersebut, Jessie menemukan kaset video yang berisikan pesan-pesan ibunya sebelum ia meninggal dunia. Pada pesan tersebut ibunya berkata bahwa ia bukan satu-satunya wanita yang berada dirumah tersebut, ada sosok wanita lain yang menginginkan ia keluar. Awalnya ia tidak percaya, hingga sesuatu yang jahat mulai dirasakannya dan membahayakan orang-orang di sekitarnya.

Tidak seperti kebanyakan film horor yang menggunakan treatment jump scene dan penampakan hantu yang berlebihan ataupun musik latar yang lebih mengganggu telinga ketimbang efek menakutkannya, the good news are, Jessabelle jauh dari itu semua. Namun sayangnya, atmosfer yang ditawarkan juga tidak memberikan hasil yang banyak. Dibawah arahan Kevin Greutert (Saw 3D), Jessabelle lebih cenderung tampil datar tanpa kejutan yang berarti.

Sarah Snook yang bermain cemerlang di film sains fiksi Predestination pun tidak mampu berbuat banyak dari sisi aktingnya. Dengan karakter tipikal seperti dikebanyakan film horor lainnya, Ben Garant (trilogi Night at the Museum) – yang bertanggung jawab disisi naskahnya – tidak memberikan banyak ruang bagi Sarah untuk mengeksplor karakter Jessie lebih dalam. Padahal bila mengingat pencapaian yang pernah dilakukan pada film sebelumnya, kemampuan Sarah seperti tersia-siakan.

Ok, let’s wrap it up. Kevin Greutert cukup berani menyajikan film horor dengan tidak menerapkan treatment jump scare dan penampakan hantu yang berlebihan, namun sayangnya atmosfer horornya pun kurang berhasil memberikan efek menakutkan seperti yang diharapkan. Ditambah lagi dengan kemampuan Sarah Snook yang sayangnya disia-siakan oleh Garant, membuat Jessabelle tidak lebih dari sekedar film horor yang mudah terlupakan begitu lampu studio dinyalakan. Sayang.

2

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s