[REVIEW] LA BELLE ET LA BĒTE (BEAUTY AND THE BEAST) – 2014

christophe_gans__la_belle_et_la_bete_16_9_hd_wall_by_gloripeace-d6ws0kdJangan tanyakan sudah berapa kali kisah klasik Beauty and The Beast karangan novelis Perancis ini diadaptasi, mulai dari layar kaca, layar lebar hingga ke panggung Broadway. Salah satu yang paling terkenal adalah film animasi Disney dan menjadi film animasi pertama yang mendapatkan nominasi Best Picture di ajang Acadamy Award. Berbeda dengan adaptasi kebanyakan lainnya yang diangkat dari karangan Jeanne-Marrie Leprince de Beaumont, kali ini kisah Si Cantik dan Si Buruk Rupa ini diangkat dari versi Gabrielle-Suzanne Barbot de Villenueve yang merupakan novelis yang tercatat sebagai pengarang yang terlebih dahulu memperkenalkan kisah ini. Well, tak perlu berpanjang lagi, here we go, La Belle et La Bête.

Tersesat dan terjebak badai besar, tanpa sengaja seorang pedagang, Ayah Belle (Andre Dussollier) menemukan sebuah mansion di tengah hutan. Lantas, ia pun memutuskan untuk beristirahat sejenak sambil menikmati sajian makanan yang tersaji, setelah cukup untuk melanjutkan perjalanannya, ia melihat sebuah mawar indah di taman mansion tersebut dan tertarik untuk memetik dan memberinya kepada putri bungsunya, namun sayang, sesosok makhluk buas (Vincent Cassel) pemilik mansion tersebut marah dan menginginkan nyawanya sebagai pengganti mawar tersebut. Tidak rela sang ayah menjadi tawanan, sebagai putri bungsu, Belle (Lea Seydoux) pun rela menggantikan posisi ayahnya tersebut atau keselamatan keluarganya yang akan menjadi taruhan.

Berbeda dengan versi kebanyakan, sutradara yang sekaligus bertindak sebagai penulis naskah, Christophe Gans (Silent Hill), bersama dengan Sandra Vo-Anh berani tampil beda dengan menghadirkan versi yang lebih gelap dan kelam dari kisah yang begitu populer ini. Dan ini adalah satu poin plus tersendiri. Sedangkan dari departemen akting, penampilan Lea Seadoux (Blue is The Warmest Color) dan Vincent Cassel (Black Swan), sayangnya tampil biasa saja.

Selain itu, satu hal yang paling menonjol dari film yang berdurasi 112 menit ini adalah departement Desain Produksinya – yang juga tidak terlepas dari Sinematografi Christophe Beaucame (Mood Indigo, Mr. Nobody) – yang memberikan totalitasnya pada detail properti yang digunakan hingga memberikan kesan begitu nyata.

Ok, let’s wrap it up. La Belle et La Bête memang satu dari sekian banyak adaptasi kisah klasik Beauty and The Beast. Kredit tersendiri bagi Gans dan Vo-Anh untuk berani tampil beda di sisi penceritaannya, didukung dengan totalitas tim desain produksinya, sehingga menjadikan film produksi bersama Jerman – Prancis ini berbeda dengan yang lainnya.

3 baru-1Sutradara : Christophe Gans

Pemain : Vincent Cassel, Lea Sydoux

Durasi : 112 minutes

Studio : Eskwad, Pathe, Studio Babelsberg

Distributor : Pathe

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s