SERENA – 2014

Serena Diangkat dari novel dengan judul yang sama karangan Ron Rash, film yang kembali mempertemukan pasangan Jennifer – Bradley, setelah sebelumnya dipasangkan di Silver Linings Playbook, ini bersetting di Carolina pada dekade 30-an. Berkisah tentang Serena, wanita yang mencintai suaminya, bahkan sangat mencintainya, hingga rela melakukan apa saja untuk menjaga rumah tangganya. Here we go, Serena.

Semenjak terpukau dengan kecantikan Serena (Jennifer Lawrence), Pemberton (Bradley Cooper), memutuskan untuk mempersuntingnya menjadi istri. Bersama dengan rekan-rekan lainnya, mereka pun menjalankan usaha kayu yang telah dimulai oleh Pemberton. Serena sendiri juga anak seorang pengusaha kayu, namun sebuah kecelakaan fatal telah merenggut seluruh keluarganya. Tidak ada yagn selamat, kecuali dirinya. Pernah terluka dan tidak ingin kembali merasakan sakitnya arti sebuah kehilangan, ia pun menerima cinta Pemberton. Semua berjalan indah hingga suatu saat Serena harus kehilangan calon bayi mereka, dan segalanya semakin buruk ketika Serena mulai mengetahui rahasia besar yang disembunyikan Pemberton.

Slow burn, istilah tersebut mungkin tepat untuk menggambarkan film ini. Dikomandoi oleh Susanne Bier, sutradara asal Denmark yang berhasil menyabet piala Oscar di kategori Best Foreign Language Film untuk film In A Better World kemarin dan dengan Christopher Kyle (Alexander) yang bertanggung jawab pada naskahnya, Serena tidak terburu-buru mengikat penontonnnya dengan konflik tapi justru membawanya mengalir secara perlahan. Latar belakang para aktornya pun dijelaskan dengan baik sehingga berhasil menimbulkan rasa simpati para karakter-karakter tersebut.

Disamping itu, kekuatan utama film ini jelas pada dua pemeran utamanya. Baik Bradley Cooper (American Sniper) dan Jennifer Lawrence (The Hunger Games) benar- benar tenggelam dalam karakter yang diperankan. Kredit lebih mungkin diberikan kepada Jennifer yang menggambarkan sosok wanita yang pernah terluka dan mencoba kembali menjalani hidup namun takdir justru membawanya ke sebuah luka baru. Transisi karakternya seakan begitu kuat sehingga sulit untuk tidak kagum dengan performanya tersebut.

OK, let’s wrap it up. Susanne Bier jelas punya taste akan film ini. Tidak terburu-buru mengubar emosi di awal presentasinya, Serena justru membakar habis emosi sebagai penutupnya. Well, Serena definitely shows its pain and undeniably an A-class performance from Jennifer and Bradley.

3 baru-1Sutradara : Susanne Bier

Naskah : Christopher Kyle

Pemain : Jennifer Lawrence, Bradley Cooper, Rhys Ifans, Sean Harris, Toby Jones

Musik : Johan Soderovist

Sinematografi : Morten Søborg

Durasi : 109 menit

Studio : 2929 Entertainment, Chockstone Pictures, Nick Wechsler Productions

Distribusi : Magnolia Pictures, Studio Canal

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s