DEMONIC – 2015

Demonic-Poster-v2-e1425957109276Satu nama yang sangat menjual terlihat di poster film ini, yah, James Wan. Sutradara kelahiran Malaysia namun berkewarganegaraan Australia ini memang sudah tidak diragukan lagi sebagai sutradara film horor. Namun kali ini, ia tidak bertindak sebagai sutradara, melainkan duduk di bangku produser. Well, film yang pada awalnya diberi judul House of Horror ini lagi-lagi mengeksplor properti terbengkalai sebagai objek utamanya dan (lagi-lagi) sekelompok anak muda yang kurang kerjaan. Sounds so familiar? It is. Here we go, Demonic.

3 mayat remaja ditemukan tewas di sebuah rumah yang pernah menjadi tempat dilakukannya ritual pemanggilan mahluk gaib. Detektif Mark Lewis (Frank Grillo) ditugaskan menginvestigasi kejadian tersebut yang kemudian menemukan John (Dustin Milligan) yang masih selamat. Kisah lalu mengalir melalui 2 buah timeline, kisah John dan teman-temannya yang sedang “menginvestigasi” rumah misterius tersebut dan Dr. Elizabeth Klein (Mario Bello) yang mewawancarai John. Berdasarkan pengakuan John, salah seorang teman mereka, Bryan (Scott Mechlowicz) telah dirasuki mahluk gaib dan membunuh mereka satu per satu. Namun kemudian, sebuah hasil rekaman kamera mereka menunjukkan sesuatu yang lain. Sebuah fakta yang lebih mengerikan dari yang diceritakan John.

First thing, first. Dari sisi kisah yang ditawarkan, film ini sama sekali tidak menawarkan hal yang segar, rumah yang pernah dijadikan tempat ritual mistis dan sekelompok remaja yang kurang kerjaan, sudah begitu banyak film horor yang hadir dengan premis seperti itu, namun satu hal yang (sedikit) menarik ada pada gaya penceritaannya yang mengalir dari 2 buah timelime yang saling berjalan paralel. Sementara untuk urusan menakut-nakuti, paruh awalnya adalah hal terburuk dari film ini, bagaimana tidak, berbagai teknik yang sudah (berulang-ulang) disajikan pada film horor lain masih saja digunakan di sini. Meskipun begitu, satu hal baik yang mungkin sedikit menyelamatkan film ini dari “kehancurannya” adalah pengeksekusiannya yang boleh dikatakan baik. Menggiring penontonnya dari satu scene ke scene lainnya pada 2 timeline tersebut dengan pengungkapan fakta sebenarnya cukup “mengikat” rasa ingin tahu.

Disamping itu, kelemahan lain dari film ini adalah dari departemen aktingnya, Dustin Milligan yang mendapatkan peran lebih besar dan jauh lebih menantang dari yang lain justru terlihat begitu begitu datar tanpa ada ekspresi yang kuat, sedangkan keberadaan Frank Grillo (Captain America : The Winter Soldier) dan Maria Bello (Prisoners) sayangnya tidak mampu berbuat banyak.

OK, let’s wrap it up. Menjual nama James Wan sebagai produser ternyata tidak lantas membuat Demonic masuk dalam deretan film horor yang memiliki kekuatan seperti film-film lainnya. Penggunaan metode seperti yang sudah sudah dan premis yang juga sudah “kuno” semakin memperburuk presentasinya, ditambah lagi aktor yang tidak mampu tampil cemerlang hanya memperdalam lubang keterpurukannya. Mediocre? Indeed.

2,5

Sutradara : Will Canon

Naskah : Max La Bella, Doug Simon, Will Canon

Pemain : Maria Bello, Frank Grillo, Cody Horn, Dustin Milligan, Megan Park, Scott Mechlowicz, Aaron Yoo, Tyson Sullivan, Alex Goode

Musik : Dan Marocco

Sinematografi : Michael Fimognari

Durasi : 83 menit

Studio : Icon Entertainment International, First Point Entertainment, IM Global

Distribusi : Dimension Films

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s