THE WALK – 2015

The WalkDiangkat dari kisah nyata seorang seniman – yang pernah melakukan sebuah aksi gila – yang dituangnya pada sebuah buku yang berjudul To Reach The Clouds, film ini akan mengisahkan perjalanan seorang yang selalu berkeinginan untuk memasang tali di dua buah objek tinggi dan berjalan diatasnya. Sebuah kisah tentang mimpi, keyakinan dan upaya untuk mencapainya. He is Phillippe Petit and he’s a high-wire artist. Here we go, The Walk.

Semua bermula sejak kunjungan Phillippe Petit ke sebuah sirkus yang dipimpin oleh Papa Rudy (Ben Kingsley). Saat itu Phillippe (muda) sangat kagum dengan kemampuan Papa Rudy yang mampu berjalan diatas tali, sejak hari itu muncul keinginannya untuk belajar hingga bisa seperti Papa Rudy. Namun sayang hobinya tersebut tidak direstui oleh ayahnya hingga Phillippe (Dewasa – Joseph Gordon-Levitt) harus menjadi seniman jalanan dengan keahlian berjalan diatas tali. Hingga suatu hari, ketika ia sedang berada di ruang tunggu dokter gigi, sebuah artikel tentang menara kembar – yang sedang dibangun dan akan menjadi gedung tertinggi di dunia – mencuri perhatiannya. Seketika itu juga sebuah ide muncul di kepalanya. Sebuah kudeta di Amerika Serikat dimana sepasang menara tinggi akan menjadi panggung pertunjukan dan dunia akan menjadi saksi dari aksi gilanya. Ia akan berjalan melintas kedua gedung tersebut dengan seutas tali.

Well, tidak seperti film yang diangkat dari biografi lainnya, kisah mengalir dari narasi Joseph Gordon-Levitt sebagai Phillippe. Pada menit-menit awalnya, Pilihan visualnya dengan tehnik desaturate, gaya penceritaan yang menarik dan dibawah pengarahan Robert Zemeckis (Flight), film ini langsung mencuri perhatian. But, as the time goes by, naskah yang juga tulis sang sutradara dan Christopher Brownie ini mulai terlihat datar tanpa konflik yang berarti. Namun begitu memasuki babak kedua, The Walk seolah mulai berlari kencang. Ibarat sebuah pertunjukan, babak pertamanya – yang terkesan datar – seperti sebuah pengantar yang akan menggiring penontonnya ke sebuah pertunjukan utama yang begitu dinantikan. Zemeckis seperti menjadikan babak ketiganya menjadi pameran sebuah keindahan. Keindahan audio dan visual yang mengagumkan. Detik-detik seakan berlalu dengan kekaguman. Didukung dengan sinematografi Dariusz Wolski (The Martian), penonton akan diajak ikut menjadi saksi bagian dari aksi setinggi 110 lantai yang diambil dari berbagai sudut pandang. Alunan musik klasik yang begitu familiar di telinga – Für Elise – yang membalutnya pun tidak terlepas membuat aksi tersebut menjadikan begitu indah.

Kredit lain juga layak diberikan pada penampilan Joseph Gordon-Levitt (Sin City : A Dame to Kill For) yang tampak begitu meyakinkan memerankan sosok nyata Phillipe Petit, mulai dari aksen Perancis, bahasa tubuh hingga ke penampilan fisik, tidak terkecuali harus menggunaan contact lens selama proses pengambilan gambar. Juga Ben Kingsley (Self/less) dengan aksen Eropa-nya yang khas sebagai pemilik sirkus yang sekaligus menjadi mentor bagi Phillippe. Untuk urusan tehnis lainnya, sangat disarankan untuk menyaksikan film ini (paling tidak) dalam format 3D dan jadilah saksi (salah satu) presentasi 3D terbaik tahun ini.

Ok, let’s wrap it up. Film ini memang harus berjalan lambat di awal presentasinya, sebuah pengenalan karakter Phillippe yang memang hadir tanpa konflik-konflik yang berarti, namun hal tersebut terbayar ketika film sudah memasuki babak akhirnya. Paduan pengarahan Zemeckis yang apik, kekuatan akting dan tentunya sentuhan CGI dengan kualitas 3D yang sangat baik, menjadikan The Walk seperti sebuah pertunjukan yang mengagumkan. Sebuah presentasi akan keindahan yang sulit untuk tidak kagum padanya. Salute.

4

Sutradara : Robert Zemeckis

Naskah : Robert Zemeckis, Chritopher Brownie

Pemain : Joseph Gordon-Levitt, Ben Kingsley, Charlotte Le Bon, James Badge Dale

Musik : Alan Silvestri

Sinematografi : Dariusz Wolki

Durasi : 123 menit

Studio : LStar Capital, ImageMovers

Distribusi : TriStar Pictures

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s