[Review] Kingsman : The Golden Circle (2017)

header-desktop-front-main-stage

Bergerak dari kesuksesan film pertamanya ‘Kingsman : The Secret Service’ pada tahun 2015 kemarin yang berhasil mengumpulkan lebih dari $414 juta Dolar dari penayangannya di seluruh dunia, lahirlah sekuel dari kisah agen mata-mata Inggris ini yang masih diarahkan oleh sutradara film pertama, Matthew Vaughn. Effort pada sekuel ini tidak tanggung-tanggung, masih dengan susunan tim yang sama dengan hingga mengumpulkan 5 pemenang Oscar berada dalam satu film, mungkin akan sulit mencari film dengan susunan cast sebanyak film ini. Am I right or right? Buckle up, bumpy road ahead. Here we go, ‘Kingsman : The Golden Circle’.

Setelah berhasil menggagalkan usaha pembunuhan atas dirinya yang dilakukan oleh seorang yang gagal menjadi anggota Kingsman, Charlie Hesketh (Edward Holcroft), Eggsy (Taron Egerton) tidak menyadari ternyata diam-diam sistem keamanan Kingsman berhasil diretas oleh pihak musuh. Suatu malam, pada sebuah jamuan makan, secara tiba-tiba seluruh markas Kingsman yang tersebar di seluruh Inggris di bumi hanguskan, tanpa kecuali. Hanya menyisakan Eggsy dan Merlin (Mark Strong) yang masih selamat karena tidak tercatat pada database Kingsman, merekapun menjalankan Doomsday Protocol yang menghantarkan mereka menuju Kentucky, Amerika Serikat dan bertemu dengan Statement, sebuah organisasi rahasia layaknya Kingsman. Dengan bantuan tim Statement, terungkaplah sosok Poppy Adams (Julianne Moore) seorang kartel narkoba menjadi orang di balik layar yang menghancurkan Kingsman. Bukan itu saja, Eggsy dan Merlin juga menemukan sosok kawan lama, yang mereka yakini telah tiada, Harry Hart (Colin Firth).

Sosok Matthew Vaughn (X-Men : First Class, Kick Ass) sepertinya memang orang yang tepat mengarahkan franchise ini. Dibantu Jane Goldman sebagai penulis dihampir semua film-filmnya, sekuel mata-mata Inggris ini tidak hanya dipenuhi dengan adegan aksi memacu jantung, yang dimulai dari aksi di dalam taksi yang sedang melaju kencang hingga adegan kereta gantung yang begitu menegangkan, tetapi juga terselip canda-canda ringan yang segar. Pun begitu, dengan presentasinya yang mencapai 141 menit, pada beberapa bagiannya Kingsman sedikit terasa menjemukan. Shorter better, I guess.

Dari jajaran pemain, seperti yang sudah diungkapkan diatas, bukan 1, 2 atau 3, melainkan 5 aktor/aktris pemenang Oscar, Colin Firth (The King’s Speech) yang berkharisma, Juliane Moore (Still Alice) yang segar sekaligus mematikan, Halle Berry (Monster’s Ball) dan Jeff Bridges (Crazy Heart) yang sayangnya tidak begitu bersinar dan tentunya penampilan Sir Elton John (The Lion King) sebagai cameo fiksi atas dirinya yang surprisingly mencuri perhatian, langsung disandingkan dalam 1 film yang sama. Penampilan terbaik masih dipegang oleh duo Taron Egerton (Eddie The Eagle, Sing) dan Colin Firth sebagai pasangan mata-mata yang tidak hanya segar, lucu dan juga berkharisma.

Well, let’s wrap it up. Tak perlu berpanjang-panjang, pada akhirnya Kingsman : The Golden Circle memang akan lebih dikenal sebagai film mata-mata Inggris dengan tampilan yang segar dan dengan adegan aksinya yang khas. As I told you before, buckle up, bumpy road lies ahead.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s